KONUT, Ulasfaktasultra.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Utara (Konut) menyelenggarakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96 tingkat kabupaten yang dipusatkan di Lapangan Kantor Bupati pada Selasa (28/10/2025).
Peringatan tahun ini mengusung tema nasional “Bersatu, Bangkit, dan Tumbuh untuk Indonesia Emas 2045”, yang sejalan dengan visi pembangunan daerah Konawe Utara dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, SH., MH, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Ia didampingi oleh Wakil Bupati H. Abuhaera, S.Sos., M.Si.
Turut hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pejabat instansi vertikal, asisten, staf ahli, serta kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe Utara.
Selain unsur pemerintah daerah, kegiatan ini juga diikuti oleh perwakilan pelajar, mahasiswa, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, serta anggota TNI dan Polri yang menambah khidmat jalannya upacara.
Dalam sambutannya, Bupati Ikbar menegaskan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momen penting bagi para pemuda untuk melakukan refleksi terhadap kontribusi nyata mereka dalam pembangunan daerah maupun bangsa.
Olehnya itu, ia mengajak seluruh pemuda Konawe Utara untuk meneladani semangat juang para pendiri bangsa yang telah mengikrarkan persatuan melalui Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.
“Bangunlah Indonesia dari hal-hal kecil di sekitar kita tinggal sesuai dengan bidang keahlian yang kita kuasai,” ujarnya.
Bupati Ikbar juga menekankan pentingnya peran generasi muda di tengah era transformasi digital dan globalisasi saat ini. Ia menyebut kemampuan beradaptasi, kreativitas, serta integritas menjadi faktor utama dalam menghadapi perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi.
Menurutnya, pemuda masa kini tidak hanya perlu cerdas secara intelektual, tetapi juga harus memiliki karakter moral yang tangguh dan berdaya saing tinggi.
“Pemuda harus mampu menjadi agen perubahan dan motor penggerak pembangunan. Kreativitas dan inovasi harus menjadi gaya hidup yang melekat pada diri generasi muda. Di sisi lain, integritas harus menjadi fondasi dalam setiap langkah agar kemajuan yang dicapai senantiasa berlandaskan nilai-nilai moral dan etika,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas generasi untuk membangun Konawe Utara yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Ia berharap semangat Sumpah Pemuda mampu menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat dalam memperkuat persatuan dan menumbuhkan rasa kebangsaan.
“Pemuda memiliki peran strategis dalam mengawal dan mempercepat tercapainya visi pembangunan daerah. Melalui ide-ide kreatif, semangat kerja keras, serta pemanfaatan teknologi digital. Pemuda diharapkan dapat menjadi pelopor dalam sektor-sektor strategis seperti pertanian modern, pariwisata berbasis kearifan lokal, serta ekonomi kreatif yang berkelanjutan,” terangnya.
Ia menambahkan bahwa pemerintah perlu menyiapkan generasi muda yang tidak hanya siap menghadapi masa depan, tetapi juga mampu menciptakan masa depan itu sendiri.
“Pemuda Konawe Utara harus menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton perubahan,” tegas Ikbar.
Menutup sambutannya, mantan Ketua DPRD Konawe Utara itu berpesan agar semangat Sumpah Pemuda terus dijaga dan dihidupkan dalam keseharian. Ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan akan semakin berat, namun dengan tekad dan kebersamaan, segala kesulitan dapat diubah menjadi peluang untuk maju.
“Jadilah pemuda yang adaptif terhadap perubahan, kreatif dalam berkarya, dan berintegritas dalam bertindak. Hanya dengan cara itulah kita dapat mewujudkan Konawe Utara yang unggul, berdaya saing, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya.
Laporan: Red