KONUT, Ulasfaktasultra.com –Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk pembangunan gudang Bulog di wilayah Konawe Utara. Proyek tersebut rencananya mulai dikerjakan pada tahun 2026.
Bupati Konawe Utara, Ikbar, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa lokasi pembangunan akan ditempatkan di Desa Todoloiyo, Kecamatan Oheo.
“Pemerintah Konut di bawah pimpinan wakil bupati telah melakukan peninjauan lahan bersama pihak Bulog untuk pembangunan gudang ini,” ujarnya saat membuka secara resmi program Gerakan Pangan Murah di pelataran Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Selasa (4/11/2025).
Menurut Ikbar, pihak Bulog awalnya mengajukan kebutuhan lahan seluas 3 hektare. Namun Pemerintah Konut merespons lebih dari yang diminta dengan menyediakan lahan mencapai 4 hektare. Area tersebut akan digunakan untuk membangun gudang, kantor perwakilan Bulog, area penjemuran padi dan jagung, gudang beras, gudang jagung, serta fasilitas penggilingan beras.
“Ini bentuk keseriusan kita dalam mendorong peningkatan kualitas ketahanan pangan demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Ia menjelaskan, keberadaan gudang Bulog memiliki manfaat strategis dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan akses masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah.
“Dengan adanya gudang Bulog, masyarakat bisa menjual hasil panen dengan harga stabil dan membeli kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau sehingga dapat menekan biaya hidup,” jelasnya.
Selain itu, fasilitas tersebut juga diyakini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan pangan yang stabil dan terjangkau, sekaligus membantu penanggulangan kemiskinan.
“Kita harapkan, dan kami yakin, berdirinya gudang Bulog ini akan memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang berpenghasilan rendah, serta memperkuat ketahanan pangan daerah,” tutup Bupati Konut, Ikbar.
Laporan: Red